Selasa, 30 Desember 2014

dfvyjucf

Sabtu, 29 November 2014

~ wahyudin

start all aktiviti with bismillah

087719732601

Sabtu, 15 November 2014








sedia


Symbian v5, mbok menawa ana sing gelem. Olih tt, apa dituku ya kena, tawa 300. Cod, pwt. 087719732601



sedia
Komputer Mini...Listrik 50 Watt
-Intel Atom Dual Core Quad Threat 1.8
-DDR3 2 GB
Nb: Tanpa HD
Sunrise Comp
bismillah
087719732601

Senin, 20 Oktober 2014

mt shalat ashar bagi yang belum:)

Sabtu, 18 Oktober 2014

CEH

Sabtu, 11 Oktober 2014

Selamat datang di blog wahyudin Berbagi

Cara membuat aplikasi Android APK Untuk PC Komputer

Cara membuat aplikasi Android Untuk PC Komputer

Cara membuat aplikasi Android APK Untuk PC Komputer
Cara membuat aplikasi Android APK Untuk PC Komputer
Pada kesempatan Kali ini Jati Solehudin akan membahas tentang Cara membuat aplikasi android (APK) di PC atau Komputer, sekedar untuk menambah pengetahuan dan memecahkan ketidaktahuan dari suatu informasi, Jati Solehudin tidak akan berpanjang komentar langsung saja to the point alias membahasas tentang Cara membuat aplikasi android (APK) di PC



Mungkin anda tahu kalau keunggulan dari platform Android dibandingkan dengan iOS lain adalah Platform Android ini berbasis open source  atau gratis, sehingga membuatnya lebih mudah dirubah, atau ditambah dengan aplikasi buatan kita sendiri. Selain itu karena berbasis open source juga, kita bisa menyebarkan aplikasi untuk Android dengan bebas (walaupun tetap ada patuhi aturan yang berlaku).

Kita bisa mengatur, membuat, mengembangkan aplikasi Android kita sendiri dengan menggunakan PC selama kita memiliki perangkat lunak yang tepat. Bahkan bisa di testing dahulu dengan test drive emulator Android sehingga kita dengan mudah mengetahui kinerja aplikasi yang kita buat pada smartphone android nantinya.

Sebenarnya di sini ada dua cara yang bisa kita gunakan untuk membuat aplikasi Android dengan PC. Yang pertama menggunakan Software Android Development Kit (SDK). Software ini memungkinkan kita menulis kode-kode program yang akan diaplikasikan ke Android. Cara membuat aplikasi Android yang kedua yaitu dengan App Inventor, Google Labs Tool. Tetapi kali ini kita cukup dengan cara yang pertama dahulu.

Dengan cara yang pertama ini akan lebih mudah karena kita bisa "drag and drop". Kita akan lebih mudah pula dalam mengatur tampilan dan program dari aplikasi Android yang kita buat. Selain itu akan sangat membantu bagi kita yang awam sekali dengan kode-kode program untuk bisa membuat Aplikasi Android sendiri. Meskipun cara ini tidak dianjurkan bagi kalangan developer/pengembang resmi.

Aplikasi Android yang dibuat nantinya ditulis dalam kode Java, sehingga kita harus menginstal aplikasi pendukung Java pada PC kita. Dan juga untuk mengetes kode-kode yang kita masukkan, kita memerlukan Integrated Development Environment (IDE).



Kita juga juga harus memastikan terlebih dahulu bahwa PC kita telah support SDK Android. Caranya yaitu dengan menginstal Java Development Kit ke PC kita. Kemudian kita instal juga Eclipse IDE untuk apikasi Java. Fungsi dari Eclipse sendiri salah satunya untuk memudahkan kita men-download SDK Android.




Pastikan semua aplikasi dan driver pendukung telah tersedia. Kita bisa mendownload dan menginstalnya secara online di internet. Setelah semua software/aplikasi pendukung telah terinstal, maka berikutnya kita akan belajar membuat program sederhana untuk Android.
Sekarang kita coba membuat aplikasi sederhana Android dengan kode-kode teks berikut:
package com.example.helloandroid;
import android.app.Activity;
import android.os.Bundle;
public class HelloAndroid extends Activity {
/** Called when the activity is first created. */
@Override
public void onCreate(BundlesavedInstanceState) {
super.onCreate(savedInstanceState);
setContentView(R.layout.main);
}
}

Atau kita bisa dengan mencoba kode berikut:

Paket com.example.helloandroid;impor android.app.Activity;impor android.os.Bundle;mengimpor android.widget.TextView;HelloAndroid kelas publik meluas Aktivitas {/ ** Disebut ketika aktivitas tersebut pertama kali diciptakan. * /@ Overridepublic void OnCreate (BundlesavedInstanceState) {super.onCreate (savedInstanceState);TextView tv = new TextView (ini);tv.setText ("My First Android App");setContentView (tv);}}

Setelah kita selesai menuliskan kode diatas, Kita coba menjalankannya di emulator dengan mengikuti langkah berikut:

•    Terlebih dahulu simpan kode yang telah kita tuliskan tadi.
•    Pada Aplikasi Eclipse, pilih 'Run > Run > Android application'. Emulator akan menjalankan kode program yang telah kita tulis tersebut. Tetapi sebelum dijalankan biasanya Eclipse akan booting beberapa saat untuk mulai menjalankan program tersebut, jadi bersabarlah. Setelah boot selesai, aplikasi kita akan berjalan secara otomatis dan kita akan melihat judul bar abu-abu dengan nama aplikasi kita di dalamnya.


Emulator aplikasi android

•    Tekan 'Home' tombol di emulator untuk kembali ke layar awal Android. Klik tombol 'Applications' untuk melihat daftar aplikasi yang tersedia. Di antara ini Anda akan melihat 'Hello, Android'. Pilih ini untuk memulai aplikasi Anda lagi.
•    Pilih lihat ke ponsel Android kita, pilih 'Menu' dari layar awal, lalu pilih'Development' dan aktifkan koneksi USB anda agar Android kita bisa terhubung ke PC melalui USB.
•    Untuk mengistal aplikasi buatan kita pada ponsel, kita harus klik Run > Run> Android application in Eclipse. Pilih ponsel Android kita dari daftar pilihan untuk menginstal dan menjalankan aplikasi Android yang kita telah buat.

Semoga artikel tentang Cara membuat aplikasi android (APK) di PC bermanfaat bagi Anda.Sekian terima kasih.
Ikuti Wikipedia bahasa Indonesia di F icon.svg Facebook, Twitter bird logo 2012.svg Twitter dan Instagram logo.png Instagram
[tutup]

Aljabar Boolean

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Boolean)
Dalam matematika dan ilmu komputer, Aljabar Boolean adalah struktur aljabar yang "mencakup intisari" operasi logika AND, OR, NOR, dan NAND dan juga teori himpunan untuk operasi union, interseksi dan komplemen.
Penamaan Aljabar Boolean sendiri berasal dari nama seorang matematikawan asal Inggris, bernama George Boole. Dialah yang pertama kali mendefinisikan istilah itu sebagai bagian dari sistem logika pada pertengahan abad ke-19.
Boolean adalah suatu tipe data yang hanya mempunyai dua nilai. Yaitu true atau false (benar atau salah).
Pada beberapa bahasa pemograman nilai true bisa digantikan 1 dan nilai false digantikan 0.

C

Pengecekan tipe data boolean pada C
bool my_variable = true;
if (my_variable) {
  printf("True!\1");
} else {
  printf("False!\0");
}

Javascript

Pengecekan tipe data boolean pada javascript
var myVar = new Boolean(true);
 
if ( myVar ) {
    alert("boolean");    
} else {
    alert("bukan boolean");
}

PHP

PHP memiliki tipe data boolean dengan dua nilai true dan false (huruf besar atau kecil tidak berpengaruh).
<?php
$myVar = true;
$myString = 'String';

if (is_bool ($myVar)) {
  echo "boolean";
} else {
  echo "bukan boolean";
}

if (is_bool ($myString)) {
  echo "boolean"
} else {
  echo "bukan boolean";
}
?>
Nilai yang ekuivalen dengan false adalah:
  • false
  • zero
  • "0"
  • NULL
  • array kosong
  • string kosong

Lihat pula

Ikuti Wikipedia bahasa Indonesia di F icon.svg Facebook, Twitter bird logo 2012.svg Twitter dan Instagram logo.png Instagram
[tutup]

Pascal (bahasa pemrograman)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pascal adalah bahasa pemrograman yang pertama kali di buat oleh Profesor Niklaus Wirth, seorang anggota International Federation of Information Processing (IFIP) pada tahun 1971. Dengan mengambil nama dari matematikawan Perancis, Blaise Pascal, yang pertama kali menciptakan mesin penghitung, Profesor Niklaus Wirth membuat bahasa Pascal ini sebagai alat bantu untuk mengajarkan konsep pemrograman komputer kepada mahasiswanya. Selain itu, Profesor Niklaus Wirth membuat Pascal juga untuk melengkapi kekurangan-kekurangan bahasa pemrograman yang ada pada saat itu.

Kelebihan

Kelebihan dari bahasa pemrograman Pascal adalah:
  • Tipe Data Standar, tipe-tipe data standar yang telah tersedia pada kebanyakan bahasa pemrograman. Pascal memiliki tipe data standar: boolean, integer, real, char, string,
  • User defined Data Types, programmer dapat membuat tipe data lain yang diturunkan dari tipe data standar.
  • Strongly-typed, programmer harus menentukan tipe data dari suatu variabel, dan variabel tersebut tidak dapat dipergunakan untuk menyimpan tipe data selain dari format yang ditentukan.
  • Terstruktur, memiliki sintaks yang memungkinkan penulisan program dipecah menjadi fungsi-fungsi kecil (procedure dan function) yang dapat dipergunakan berulang-ulang.
  • Sederhana dan Ekspresif, memiliki struktur yang sederhana dan sangat mendekati bahasa manusia (bahasa Inggris) sehingga mudah dipelajari dan dipahami.
Bahasa PASCAL juga merupakan bahasa yang digunakan sebagai standar bahasa pemrograman bagi tim nasional Olimpiade Komputer Indonesia (TOKI). Selain itu, Bahasa PASCAL masih digunakan dalam IOI (International Olympiad in Informatics).

Tipe Data

Dalam bahasa Pascal terdapat beberapa jenis tipe data yang bisa digunakan untuk sebuah variabel atau konstanta pada program. Tipe Data tersebut antara lain adalah
Tipe Data Deskripsi (range variabel)
Byte angka dari 0 sampai 255
Integer angka dari -32768 to 32767
Real semua nilai pecahan dari 1E-38 to 1E+38
Boolean nilai TRUE atau FALSE
Char semua karakter dari tabel ASCII
String semua huruf, spasi, frasa

Hello World

Contoh program Hello World menggunakan bahasa pascal adalah sebagai berikut:
Program HelloWorld;
begin
   writeln('Hello world');
 
end.

Pranala luar

Jumat, 10 Oktober 2014

kue nokia 2600c kro 2330c ,sing ireng nokia 2600c minuse kya neng gambar ,tombole ana sing nyoplok 2 tpi esh berfungi ,sing putih hp nokia 2330c nimuse njaluk ganti kesing kro langka btune ,zeriuz zmz bae
hub  087719732601

Kamis, 09 Oktober 2014

0
Toolbox merupakan sebuah kotak yang berisi bermacam-macam tools atau alat. Pada CorelDRAW, bagian ini berisikan alat-alat untuk membuat dan memoifikasi objek. Secara default, letaknya berada di lembar kerja sebelah kiri, namun dapat juga dipindah posisinya dengan mendragnya ke tempat yang diinginkan. Berikut toolbox yang dapat ditemukan Pada CorelDRAW X5 (versi 15) :

Adapun penjelasan secara rinci mengenai fungsi dari masing-masing tool :

Pick Tool adalah tools untuk seleksi dan mengubah ukuran objek pada lembar kerja CorelDRAW

Shape Tool adalah tool untuk mengubah bentuk objek pada lembar kerja CorelDRAW. Dalam tool ini, tersimpan 4 jenis tool berbeda, yang fungsinya saling berkaitan, yakni : Shape, Smudge Brush, Roughen Brush, dan Free Transform. Adapun tombol shortcut atau jalan pintas yang dapat digunakan untuk mengakses tool ini secara cepat adalah tombol F10.

Crop Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk memotong sebagian dari objek pada lembar kerja CorelDRAW yang tidak di inginkan. Dalam tool ini, tersimpan 4 jenis tool berbeda, yang fungsinya saling berkaitan, yakni : Crop, Knife, Eraser, dan Virtual Segment Delete. Tool ini tidak memiliki tombol shortcut.

Zoom Tool adalah tool yang digunakan untuk memperbesar ataupun memperkecil tampilan objek pada lembar kerja CorelDRAW. Dalam tool ini, tersimpan 2 jenis tool berbeda, yang fungsinya saling berkaitan, yakni : Zoom (shortcut Z) dan Pan (shortcut H).

Freehand Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk membuat berbagain macam garis dalam lembar kerja CorelDraw, baik garis bebas, point to point, maupun garis-garis yang lain. Terdapat banyak sekali tool yang tersimpan didalam tool freehand yang fungsinya saling berkaitan satu sama lain. Tool-tool tersebut adalah Freehand, 2-Point Line, Bézier, Artistic Media, Pen, B-Spline, Polyline, serta 3-Point Curve. Tombol yang dapat digunakan untuk mengakses tool Freeand secara cepat/shortcut tombolnya adalah tombol F5, sedangkan untuk mengakses tool Artistic Media, kita dapat menggunakan tombol I.

Smart Fill Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk menciptakan objek dan memberi warna. Terdapat 2 buah tool yang tersimpan didalam tool ini, yakni Smart Fill dan Smart Drawing (shortcut Shift+S)

Rectangle Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk menciptakan berbagai macam bentuk persegi. Dalam tool ini tersimpan dua buah tool, yakni Rectangle dan 3-Point Rectangle. Tool ini dapat diakses secara cepat dengan tombol F6.

Ellipse Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk membuat berbagai macam lingkaran. Didalam tool ini terdapat 2 macam tool yang fungsinya saling berkaitan, yakni Ellipse dan 3-Point Ellipse. Tombol shortcut untuk mengakses Ellipse tool adalah F7.

Polygon Tool adalah tool yang digunakan untuk membuat berbagai bentuk objek pada lembar kerja CorelDRAW, yang berbentuk polygonal. Dalam Polygon Tool ini, tersembunyi 5 macam tool yang fungsinya saling berkaitan, yakni : Polygon, Star, Complex Star, Graph Paper, dan juga Spiral. Tombol shortcut untuk Polygon Tool adalah Y, sedangkan tombol yang dapat digunakan untuk mengakses Tool Graph Paper adalah D, serta Tombol A untuk Spiral Tool.

Basic Shapes Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk membuat berbagai objek dengan bentuk dasar pada lembar kerja CorelDRAW. Dalam tool ini, terselip 5 buah tool untuk membuat 5 lima macam objek dengan bentuk yang berbeda-beda, yakni : Basic Shapes , Arrow Shapes, Flowchart Shapes , Banner Shapes, dan Callout Shapes.

Text Tool adalah tool yang digunakan untuk menyisipkan text dalam lembar kerja CorelDRAW dengan tombol shortcut F8.

Table Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk menyisipkan tabel dalam lembar kerja CorelDRAW.

Parallel Dimension Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk membuat objek dengan kemiringan dimensi. Dalam tool ini tersembunyi 5 macam tool yang fungsinya saling berhubungan satu sama lain, yakni Parallel Dimension, Horizontal or Vertical Dimension, Angular Dimension, Segment Dimension, dan 3-Point Callot.

Straight-Line Connector Tool adalah tool yang digunakan untuk membuat garis antara 2 objek untuk menghubungkannya. Didalam tool ini, terdapat 4 macam tool, yakni Straight-Line Connector, Rigt-Angle Connector, Right-Angle Rounded Connector, serta Edit Anchor.

Blend Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk memadukan dua buah objek atau lebih dalam lembar kerja CorelDRAW. Dalam tool ini, tersimpan 7 macam tool yang fungsinya saling berkaitan antara tool satu dengan yang lainnya. Tool tool yang dimaksud adalah : Blend, Contour, Distort, Drop Shadow, Envelope, Extrude, dan yang terakhir adalah Transparency. Semua tool tersebut tidak memiliki tombol shortcut untuk mengaksesnya secara cepat, namun dapat diakses secara langsung melalui Toolbox.

Eyedropper Tool adalah tool yang digunakan untuk menyalin warna dari lembar kerja CorelDRAW, dalam tool ini, tersimpan 2 tool yang fungsinya saling berhubungan, yakni Color Eyedropper dan Attributes Eyedropper

Outline Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk membuat outline atau garis tepi pada lembar kerja CorelDRAW. Terdapat banyak sekali tool yang tersimpan dalam Outline Tool, tool tool tersebut fungsinya saling berkaitan, yakni Outline Pen, Outline Color, No Outline, Hairline Outline, Beberapa ukuran garis outline ( 0.5 pt, 0.75 pt, 1 pt, 1.5 pt, 2 pt, 3 pt, 4 pt, 8 pt, 1 pt) dan juga Colour. Tombol shortcut / jalan pintas untuk mengakses Outline Pen secara cepat adalah dengan menekan tombol F12. Sedangkan untuk mengakses Outline Color secara cepat, dapat dilakukan dengan menekan tombol kombinasi Shift+F12.

Fill Tool adalah tool untuk memberi warna objek dengan berbagai metode. Terdapat 7 macam tool yang tersimpan dalam Fill Tool, yakni : Uniform Fill, Fountain Fill, Pattern Fill, PostScriot Fill, No Fill, dan Color. Tombol kombinasi shortcut untuk mengakses Uniform Fill adalah Shift+F11, sedangkan untuk Fountain Fill, cukup tekan F11

Inteactive Fill Tool adalah tool yang digunakan untuk memadukan dua warna atau lebih pada objek. Ada 2 macam tool yang tersimpan didalamnya, yakni Interactive Fill dengan shortcur G, dan Mesh FIll dengan shortcut M.
TITLE BAR
Memberi informasi tentang nama file dan aplikasi yang sedang dibuka. Pada ujung pojok kanan atas terdapat tombol Maximize Button untuk membuat tampilan CorelDRAW satu layar penuh, Minimize button untuk meletakkan program pada Taskbar menu, sedangkan Close button untuk mengakhiri program.
MENU BAR
Menu Bar adalah barisan menu yang terdiri dari File, Edit, Layout, Type, Element, Utilities, View, Window dan Help. Semua perintah-perintah terdapat pada menu menu tersebut.
STANDARD TOOL BAR
Perintah – perintah yang sering digunakan dapat juga diakses melalui Standard Tool Bar. Pada Standard Tool Bar terdapat icon – icon perintah yang sering kita gunakan, misalnya untuk membuat file baru, membuka file, menyimpan, mencetak dan sebagainya. Hanya dengan klik sekali pada icon yang dimaksud maka perintah akan langsung dijalankan oleh CorelDraw.
PROPERTY BAR
Property Bar merupakan baris perintah yang unik, karena tampilannya akan selalu berubah dan perintah-perintah yang ada didalamnya akan menyesuaikan dengan icon yang sedang aktif pada tool Box. Misalnya tool Box sedang aktif pada Zoom Tool, maka akan memunculkan property dari Zoom tool, demikian juga dengan tooltool yang lain. Disini kita akan dapat lebih cepat dalam mengakses perintah-perintah yang berhubungan dengan tool yang sedang aktif.
RULER
Berfungsi untuk membantu kita dalam membuat desain dengan ukuran yang tepat. karena terdapat mistar horizontal dengan satuan ukuran yang dapat kita ubah sewaktu-waktu.
PRINTABLE AREA
Merupakan area dimana desain kita diletakkan untuk dicetak. Untuk mendesain kita boleh di luar printable area, namun ketika akan dicetak maka harus dimasukkan ke printable area tersebut.
COLOR PALETTE
Warna merupakan unsur penting dalam sebuah desain grafis. CorelDRAW memberikan berbagai kemudahan untuk mengakses dan memilih berbagai model warna. Kita dapat mengakses tool-tool warna melalui on-screen color palette, Color dialog box, maupun Color Roll-upuntuk memilih warna isi, outline, kertas dan lain-lain. Namun langkah yang tercepat untuk mengakses warna adalah melalui On-screen color palette yan gtesedia di sebelah kanan window.
TOOL BOX
Merupakan barisan icon yang menyimpan berbagai macam perintah untuk pembuatan obyek dasar, editing obyek, efek-efek interaktif dan lain lain.
STATUS BAR
Memberikan informasi tentang operasi yang sedang dilakukan, koordinat posisi mouse berada dan juga informasi tentang warna pada obyek yang sedang diaktifkan, baik warna fill maupun outline. Yang perlu diperhatikan pada setiap bagian window CorelDRAW adalah, kita dapat mengakses suatu perintah melalui berbagai cara yang kita sukai. Misalnya untuk membuat file baru, dapat memalui menu bar, tool bar, maupun menggunakan perintah Short Cut.
TOOL BOX
Tool Box merupakan sarana utama pada CorelDRAW. Tool Box menyimpan berbagai perintah perintah untuk membuat obyek dasar, editing obyek, memberikan efek-efek interaktif dan lain-lain. 
Berikut daftar tools dalam coreldraw :
1.Pick Tool
2.Shape Tool
3.Crop Tool
4.Zoom Tool
5.Freehand Tool
6.Smart Fill Tool
7.Rectangel Tool
8.Elipse Tool
9.Polygon Tool
10.Basic Shapes Tool
11.Text Tool
12.Table Tool
13.Paralel Dimension Tool
14.Straight Line Connector Tool
15.Blend Tool
16.Color Eyedropper Tool
17.Outline Pen
18.Fill Tool
19.Interactive Fill Tool
penjelasannya dibawah ini :
Pick Tool
Pick tool
tool ini memiliki ikon seperti cursor mouse pada setting defaultnya. Berfungsi untuk menyeleksi atau memilih objek.
1.      Shape Tool
Shape tool
berfungsi mengedit garis atau objek dengan manipulasi titik. Memiliki shortcut dalam keyboard F10. Shape tool ini sendiri dibagi menjadi 3 jenis lagi yaitu :
Smudge Brush : Untuk mengubah objek gambar dengan menarik garis tepi.
Roughen Brush : Untuk mendistorsi objek gambar dengan menarik garis tepi.
Free Transform : Untuk mengubah bebas seperti : menggunakan rotasi, mengubah ukuran, memiringkan objek, dll.
2.      Crop tool
berfungsi untuk menghilangkan bagian yang tidak diinginkan dalam objek. Crop tool juga memiliki 3 jenis lagi :
Knife : untuk memotong objek menjadi dua bagian terpisah.
Eraser : untuk menghapus area yang tidak diinginkan dalam objek.
Virtual Segment Delete : untuk menghapus suatu bagian objek yang berada dalam persinggungan.
3.      Zoom tool
berfungsi untuk mengubah tingkat / level pembesaran jendela dokumen corel yang sedang kita buka. Ini sangat bermanfaat untuk mengedit objek yang terlalu kecil atau objek yang terlalu besar, sehingga tampilan objek sesuai dengan mata kita. Ada satu lagi jenis dari zoom tool ini yaitu Pan Tool.
Pan tool berfungsi untuk menggeser tampilan area/objek tanpa mengubah tingkat zoom level.
4.      Freehand tool
Tool CorelDRAW yang berfungsi menggambar kurva (garis lengkung) dan garis lurus dalam segmen. Memiliki tombol shortcut F5 di keyboard anda. Freehand tool ini dibagi dalam 7 jenis lagi yaitu :
2-point line tool : untuk menggambar garis lurus dari satu titik (titik awal) ke satu titik yang lain (titik akhir).
Bezier tool : menggambar garis lengkung dalam segment dalam satu waktu.
•Artistic media tool : menambahkan efek brush, spray dan kaligrafi dengan menggunakan kursor pen dengan bebas. Banyak efek-efek yang mungkin anda sukai dalam tool yang satu ini.
Pen tool : menggambar garis lengkung dalam segmen dan melihat/meninjau masing-masing segmen yang telah kamu buat.
B-spline tool : menggambar garis lengkung dengan mengkontrol setting titik (point) tanpa merusak segmen.
Polyline tool : menggambar sambungan garis lurus atau garis lengkung secara continue (terus menerus) dalam satu action.
3-point curves tool : menggambar garis lengkung dengan cara mendrag dari titik awal , titik akhir dan memposisikan pada titik tengah.
5.      Smart fill tool
berfungsi untuk membuat objek dari tumpang tindih area lali mengisikannya dengan warna atau tekstur. Tool ini memiliki satu jenis lagi yaitu smart drawing tool.
Smart Drawing tool : untuk mengubah / mengkonversi coretan pointer yang kamu gambar menjadi bentuk wujud objek (basic shapes) atau garis kurva yang halus.
6.      Rectangle tool
untuk menggambar bentuk persegi empat atau kotak hanya dengan drag dan klik mouse kamu. Memiliki satu jenis lagi yaitu 3-point rectangle tool.
3-Point Rectangle tool : berfungsi untuk membentuk persegi empat dan kotak dengan menyusun nya per titik.
7.      Ellipse tool
berfungsi untuk menggambar elips dan lingkaran hanya dengan drag dan klik mouse kamu. Juga memiliki satu jenis lagi yaitu 3-point ellipse tool.
3-Point Ellipse tool : untuk menggambar elips dan lingkaran dengan menyusun nya per titik.
8.      Polygon tool
berfungsi untuk menggambar bentuk persegi banyak, hanya dengan drag dan klik mouse. Memiliki turunan 4 macam tools, yaitu :
Star tool : untuk menggambar berbagai macam bentuk bintang.
Complex Star tool : untuk menggambar bentuk bintang yang memiliki banyak potongan sisi.
Graph Paper tool : untuk menggambar bentuk kisi-kisi / susunan kotak-kotak seperti jala-jala.
Spiral tool : untuk menggambar lingkaran spiral secara simetris atau logaritmis
9.      Basic Shapes tool
berfungsi untuk mempermudah/mempercepat proses menggambar bentuk segitiga, lingkaran, silinder, love/hati, dan masih banyak lagi bentuk-bentuk lainnya. Memiliki turunan 4 macam tools, yaitu :
Arrow shapes tool : untuk menggambar bentuk tanda panah dalam berbagai variasi
Flowchart shapes tool : untuk memudahkan menggambar suatu bagan (chart)
Banner shapes tool : untuk menggambar bentuk pita atau bentuk ledakan
Callout shapes tool : untuk menggambar bentuk balon bicara (ilustrasi bicara) dan label
Penjelasan Shortcut Untuk Corel Draw X3
(Keterangan :)

Break Apart →→ Ctrl+K
Combine →→ Ctrl+L
Contour →→ Ctrl+F9
Copy →→ Ctrl+C
Copy →→ Ctrl+Insert
Duplicate →→ Ctrl+D
Ellipse →→ F7
Envelope →→ Ctrl+F7
Export →→ Ctrl+E

Find Text →→ Alt+F3
Format Text →→ Ctrl+T
Freehand →→ F5
Full-Screen Preview →→ F9
Graph Paper →→ D
Group →→ Ctrl+G
Import →→ Ctrl+I
Lens →→ Alt+F3
New →→ Ctrl+N
Open →→ Ctrl+O
Options →→ Ctrl+J

Paste →→ Ctrl+V
Paste →→ Shift+Insert
Polygon →→ Y
Position →→ Alt+F7
Print →→ Ctrl+P
Rectangle →→ F6
Repeat →→ Ctrl+R
Rotate →→ Alt+F8
Save →→ Ctrl+S
Scale →→ Alt+F9
Spell Check →→ Ctrl+F12
Spiral →→ A

Text →→ F8
Undo →→ Ctrl+Z
Undo →→ Alt+Backspace
Ungroup →→ Ctrl+U
Visual Basic Editor →→ Alt+F11
What's This? →→ Shift+F1

Align Bottom →→ B
Align Centers Horizontally →→ E
Align Centers Vertically →→ C
Align Left →→ L
Align Right →→ R
Align To Baseline →→ Alt+F12
Align Top →→ T
All Small Capitals →→ Ctrl+Shift+K
Artistic Media →→ I
Back →→ Ctrl+PgDn
Bold →→ Ctrl+B
Brightness/Contrast/Intensity →→ Ctrl+B
Bring up Property Bar →→ Ctrl+Return
Bullet →→ Ctrl+M
Change Case →→ Shift+F3
Center →→ Ctrl+E
Center to Page →→ P
Color Balance →→ Ctrl+Shift+B
Color →→ Shift+F12
Color →→ Shift+F11
Convert →→ Ctrl+F8
Convert To Curves →→ Ctrl+Q
Convert Outline To Object →→ Ctrl+Shift+Q
Cut →→ Ctrl+X
Cut →→ Shift+Delete
Delete →→ Delete
Delete Character to Right →→ Delete
Delete Word to Right →→ Ctrl+Delete
Distribute Bottom →→ Shift+B
Distribute Centers Horizontally →→ Shift+E
Distribute Centers Vertically →→ Shift+C
Distribute Left →→ Shift+L
Distribute Right →→ Shift+R
Distribute Spacing Horizontally →→ Shift+P
Distribute Spacing Vertically →→ Shift+A
Distribute Top →→ Shift+T
Drop Cap →→ Ctrl+Shift+D

Edit Text →→ Ctrl+Shift+T
Exit →→ Alt+F4
Eraser →→ X
Font List →→ Ctrl+Shift+F
Font Size Decrease →→ Ctrl+NUMPAD2
Font Size Decrease →→ Ctrl+NUMPAD2
Font Size Increase →→ Ctrl+NUMPAD8
Font Size Increase →→ Ctrl+NUMPAD8
Font Size List →→ Ctrl+Shift+P
Font Size Next Combo Size →→ Ctrl+NUMPAD6
Font Size Next Combo Size →→ Ctrl+NUMPAD6
Font Size Previous Combo Size →→ Ctrl+NUMPAD4
Font Size Previous Combo Size →→ Ctrl+NUMPAD4
Font Weight List →→ Ctrl+Shift+W
Force Full →→ Ctrl+H
Forward One →→ Ctrl+PgUp
Fountain →→ F11
Full →→ Ctrl+J
Graphic and Text Styles →→ Ctrl+F5
HTML Font Size List →→ Ctrl+Shift+H
Hand →→ H
Horizontal Text →→ Ctrl+,
Hue/Saturation/Lightness →→ Ctrl+Shift+U
Insert Character →→ Ctrl+F11
Interactive Fill →→ G
Italic →→ Ctrl+I
Left →→ Ctrl+L
Linear →→ Alt+F2
Mesh Fill →→ M
Micro Nudge Down →→ Ctrl+DnArrow
Micro Nudge Left →→ Ctrl+LeftArrow
Micro Nudge Right →→ Ctrl+RightArrow
Micro Nudge Up →→ Ctrl+UpArrow
Move Down 1 Frame →→ PgDn
Move Down 1 Line →→ DnArrow
Move Down 1 Paragraph →→ Ctrl+DnArrow
Move Left 1 Character →→ LeftArrow
Move Left 1 Word →→ Ctrl+LeftArrow
Move Right 1 Character →→ RightArrow
Move Right 1 Word →→ Ctrl+RightArrow
Move Up 1 Frame →→ PgUp
Move Up 1 Line →→ UpArrow
Move Up 1 Paragraph →→ Ctrl+UpArrow
Move to Beginning of Frame →→ Ctrl+Home
Move to Beginning of Line →→ Home
Move to Beginning of Text →→ Ctrl+PgUp
Move to End of Frame →→ Ctrl+End
Move to End of Line →→ End
Move to End of Text →→ Ctrl+PgDn
Navigator →→ N
Next Page →→ PgDn
None →→ Ctrl+N
Nudge Down →→ DnArrow
Nudge Up →→ UpArrow
Nudge Left →→ LeftArrow
Nudge Right →→ RightArrow
Pan Down →→ Alt+DnArrow
Pan Left →→ Alt+LeftArrow
Pan Right →→ Alt+RightArrow
Pan Up →→ Alt+UpArrow
Pen →→ F12
Previous Page →→ PgUp
Properties →→ Alt+Return
Redo →→ Ctrl+Shift+Z
Refresh Window →→ Ctrl+W
Right →→ Ctrl+R
Size →→ Alt+F10
Save As →→ Ctrl+Shift+S
Select Down 1 Frame →→ Shift+PgDn
Select Down 1 Line →→ Shift+DnArrow
Select Down 1 Paragraph →→ Ctrl+Shift+DnArrow
Select Left 1 Character →→ Shift+LeftArrow
Select Left 1 Word →→ Ctrl+Shift+LeftArrow
Select Right 1 Character →→ Shift+RightArrow
Select Right 1 Word →→ Ctrl+Shift+RightArrow
Select Up 1 Frame →→ Shift+PgUp
Select Up 1 Line →→ Shift+UpArrow
Select Up 1 Paragraph →→ Ctrl+Shift+UpArrow
Select all objects →→ Ctrl+A
Select to Beginning of Frame →→ Ctrl+Shift+Home
Select to Beginning of Line →→ Shift+Home
Select to Beginning of Text →→ Ctrl+Shift+PgUp
Select to End of Frame →→ Ctrl+Shift+End
Select to End of Line →→ Shift+End
Select to End of Text →→ Ctrl+Shift+PgDn
Shape →→ F10
Show Non-Printing Characters →→ Ctrl+Shift+C
Snap To Grid →→ Ctrl+Y
Style List →→ Ctrl+Shift+S
Super Nudge Down →→ Shift+DnArrow
Super Nudge Left →→ Shift+LeftArrow
Super Nudge Right →→ Shift+RightArrow
Super Nudge Up →→ Shift+UpArrow
Text →→ Ctrl+F10
To Back →→ Shift+PgDn
To Front →→ Shift+PgUp
Toggle Pick State →→ Ctrl+Space
Toggle View →→ Shift+F9
Underline →→ Ctrl+U
Vertical Text →→ Ctrl+.
View Manager →→ Ctrl+F2
Zoom →→ Z
Zoom Out →→ F3
Zoom One-Shot →→ F2
Zoom To Fit →→ F4
Zoom To Page →→ Shift+F4
Zoom To Selection →→ Shift+F2 :-)